Kamis, 10 Desember 2015

Khasiat dan Manfaat Madu

Khasiat Madu

Jika-Kadar-Gula-Tinggi-Salah-Madu-Atau-Saya-Anda 

 

1. Madu untuk Sumber Energi dan Nutrisi


Pada masa lalu, para atlet Romawi dan Yunani kuno meminum madu sebelum dan sesudah bertanding sebagai obat untuk stamina dan pemulih energi. Selama berabad-abad madu memang dikenal sebagai bahan bakar para olahragawan ini karena madu mengandung gula yang cepat diserap oleh sistem pencernaan jadi madu adalah sumber energi instan . Hingga kini, dalam dunia olahraga madu diberikan sebelum pertandingan dan sebagai pengganti karbohidrat yang digunakan pada saat latihan.

2. Madu Seefektif Glukosa

Hasil riset yang dikeluarkan sebuah jurnal kesehatan menyebutkan kadar glycemic index ( GI ukuran untuk mengukur dampak negatif makanan dalam gula darah ) yang rendah pada madu memperlambat penyerapan gula dalam darah sehingga lebih menyehatkan sistem pencernaan dan menjamin ketersediaan karbohidrat selama berolahraga. Sementara itu, Laboratorium Nutrisi di Universitas Mempish menyatakan bahwa madu seefektif glukosa pengganti karbohidrat selama pemanasan.

3. Madu untuk Penyembuh Luka

Dalam dunia pengobatan masyarakat Yunani dan Romawi mempelopori penggunaan madu untuk mengobati hidung tersumbat sementara itu bangsa Mesir kuno menjadi pelopor pemanfaatan madu untuk mengobati luka. Mereka membuat salep dari madu untuk mengobati luka bakar dan luka akibat tusukan benda tajam.

4. Madu sebagai Antibiotik

Setelah ribuan tahun digunakan, khasiat madu sebagai obat luka terungkap secara ilmiah. Madu bekerja sebagai antibiotik alami yang sanggup mengalahkan bakteri mematikan. Madu bersifat asam sehingga tidak cocok untuk pertumbuhan dan perkembangbiakan bakteri. Madu menghasilkan hidrogen peroksida yang merupakan anti septik luar biasa. Proses osmosis di dalam madu membasmi atau membunuh bakteri. Kekentalan madu yang sedikit mengandung air menghasilkan proses osmosis yaitu; menyerap air dari bakteri pada luka dan luka bakar, seperti halnya spons yang menyerap air. Madu mengeringkan bakteri sehingga bakteri sulit tumbuh.

5. Madu untuk Membunuh Kuman

Kandungan gizi yang luar biasa dalam madu antara lain asam amino bebas dalam madu yang mampu membantu penyembuhan penyakit. Madu mengandung zat antibiotik yang berguna untuk mengalahkan kuman patogen penyebab panyakit infeksi. Mengikuti bangsa mesir kuno setelah menempuh kajian untuk menemukan fakta ilmiah, salep madu untuk luka kini telah di produksi di Australia.

6. Madu untuk Terapi

Bangsa Mesir dikenal paling terampil meramu obat dari bahan-bahan alami. Madu termasuk dalam 500 resep obat dari 900 resep yang diketahui. Pengobatan modern yang mengacu pada terapi kuno penggunaan madu dari Mesir puas dengan hasil yang diperoleh.

7. Madu untuk Mengobati Borok

RS Universitas Wisconsin Medical School and Public Health misalnya, Menerapkan terapi madu bagi borok yang diderita penderita diabetes. Uji coba terhadap seorang pasien berusia 79 tahun berhasil menyembuhkan borok pada jari kakinya. Sang pasien bahkan tidak jadi diamputasi berkat terapi madu tersebut.

8. Madu untuk Antioksidan

Di Selandia Baru, terapi madu berhasil menyembuhkan lecet pada punggung pasien yang terlalu lama terbaring di ranjang rumah sakit. Di Uni Emirat Arab, terapi madu untuk luka akibat herpes bibir dan alat kelamin mempercepat penyembuhan dan mengurangi rasa sakit. Sementara itu untuk membuktikan peran madu sebagai antioksidan peneliti di Universitas California membuktikan konsumsi madu mampu meningkatkan antioksidan dalam darah. Uji coba pada tikus untuk mengkaji kemampuan madu meningkatkan penyerapan kalsium memberikan hasil memuaskan. Riset di Universitas Purdue itu menyimpulkan, konsumsi suplemen kalsium bersama madu mampu meningkatkan penyerapan kalsium oleh tubuh.

9. Madu untuk Awet Muda

Mengapa Ibu Suri Kerajaan Inggris dan Ratu Elizabeth berumur panjang ? Bisa diyakini, madu berperan besar dalam menjaga kesehatan sehingga membuat keduannya berumur panjang. Bagi keluarga Kerajaan inggris, sarapan madu adalah kebiasaan setiap hari mereka mengoleskan madu berkualitas tinggi pada roti. Manis alami madu digunakan di Inggris hingga pertengahan abad ke-17. Kebiasaan tersebut sempat berubah ketika gula yang dianggap lebih berkelas mulai di produksi. Namun setelah gula semakin meluas pemakaiannya tak lagi terbatas pada kalangan atas, keluarga kerajaan kembali mengkonsumsi madu. Itulah sebabnya kesehatan mereka terjaga dengan baik.

10. Madu Mengatasi Kekurangan Kalsium

Dari hasil penelitian oleh dr.Berdine Martin pada binatang di Universitas Purdue menujukkan bahwa konsumsi madu akan menguntungkan karena akan meningkatkan penyerapan kalsium. Semakin tinggi kadar madunya maka akan semakin meningkat penyerapan kalsiumnya. Kalsium sangat bagus untuk mencegah osteoporosis ( pengeroposan tulang ) karena salah satu cara alami mencegah osteoporosisi adalah dengan mengkonsumsi makanan-minuiman berkalsium. Kalsium adalah zat pembentuk tulang dan penyerapannya dapat ditingkatkan atau dihambat oleh zat lain. Vitamin D, Asam amino dan gula madu di teliti dapat meningkatkan penyerapan kalsium sedangkan zat logam, fitiat dan oksalat dapat menghambat penyerapan kalsium oleh tulang.
Add to Cart

0 komentar:

Posting Komentar