Khasiat Madu
2. Madu Seefektif Glukosa
9. Madu untuk Awet Muda
Add to Cart
1. Madu untuk Sumber Energi dan Nutrisi
Pada masa lalu, para
atlet Romawi dan Yunani kuno meminum madu sebelum dan sesudah bertanding
sebagai obat untuk stamina dan pemulih energi. Selama berabad-abad madu
memang dikenal sebagai bahan bakar para olahragawan ini karena madu
mengandung gula yang cepat diserap oleh sistem pencernaan jadi madu
adalah sumber energi instan .
Hingga kini, dalam dunia olahraga madu diberikan sebelum pertandingan
dan sebagai pengganti karbohidrat yang digunakan pada saat latihan.
2. Madu Seefektif Glukosa
Hasil riset yang
dikeluarkan sebuah jurnal kesehatan menyebutkan kadar glycemic index (
GI ukuran untuk mengukur dampak negatif makanan dalam gula darah ) yang
rendah pada madu memperlambat penyerapan gula dalam darah sehingga lebih
menyehatkan sistem pencernaan dan menjamin ketersediaan karbohidrat
selama berolahraga. Sementara itu, Laboratorium Nutrisi di Universitas
Mempish menyatakan bahwa madu seefektif glukosa pengganti karbohidrat
selama pemanasan.
3. Madu untuk Penyembuh Luka
Dalam dunia pengobatan
masyarakat Yunani dan Romawi mempelopori penggunaan madu untuk mengobati
hidung tersumbat sementara itu bangsa Mesir kuno menjadi pelopor
pemanfaatan madu untuk mengobati luka. Mereka membuat salep dari madu
untuk mengobati luka bakar dan luka akibat tusukan benda tajam.
4. Madu sebagai Antibiotik
Setelah ribuan tahun
digunakan, khasiat madu sebagai obat luka terungkap secara ilmiah. Madu
bekerja sebagai antibiotik alami yang sanggup mengalahkan bakteri
mematikan. Madu bersifat asam sehingga tidak cocok untuk pertumbuhan dan
perkembangbiakan bakteri. Madu menghasilkan hidrogen peroksida yang
merupakan anti septik luar biasa. Proses osmosis di dalam madu membasmi
atau membunuh bakteri. Kekentalan madu yang sedikit mengandung air
menghasilkan proses osmosis yaitu; menyerap air dari bakteri pada luka
dan luka bakar, seperti halnya spons yang menyerap air. Madu
mengeringkan bakteri sehingga bakteri sulit tumbuh.
5. Madu untuk Membunuh Kuman
Kandungan gizi yang
luar biasa dalam madu antara lain asam amino bebas dalam madu yang mampu
membantu penyembuhan penyakit. Madu mengandung zat antibiotik yang
berguna untuk mengalahkan kuman patogen penyebab panyakit infeksi.
Mengikuti bangsa mesir kuno setelah menempuh kajian untuk menemukan
fakta ilmiah, salep madu untuk luka kini telah di produksi di Australia.
6. Madu untuk Terapi
Bangsa Mesir dikenal
paling terampil meramu obat dari bahan-bahan alami. Madu termasuk dalam
500 resep obat dari 900 resep yang diketahui. Pengobatan modern yang
mengacu pada terapi kuno penggunaan madu dari Mesir puas dengan hasil
yang diperoleh.
7. Madu untuk Mengobati Borok
RS Universitas
Wisconsin Medical School and Public Health misalnya, Menerapkan terapi
madu bagi borok yang diderita penderita diabetes. Uji coba terhadap
seorang pasien berusia 79 tahun berhasil menyembuhkan borok pada jari
kakinya. Sang pasien bahkan tidak jadi diamputasi berkat terapi madu
tersebut.
8. Madu untuk Antioksidan
Di Selandia Baru,
terapi madu berhasil menyembuhkan lecet pada punggung pasien yang
terlalu lama terbaring di ranjang rumah sakit. Di Uni Emirat Arab,
terapi madu untuk luka akibat herpes bibir dan alat kelamin mempercepat
penyembuhan dan mengurangi rasa sakit. Sementara itu untuk membuktikan
peran madu sebagai antioksidan peneliti di Universitas California
membuktikan konsumsi madu mampu meningkatkan antioksidan dalam darah.
Uji coba pada tikus untuk mengkaji kemampuan madu meningkatkan
penyerapan kalsium memberikan hasil memuaskan. Riset di Universitas
Purdue itu menyimpulkan, konsumsi suplemen kalsium bersama madu mampu
meningkatkan penyerapan kalsium oleh tubuh.
9. Madu untuk Awet Muda
Mengapa Ibu Suri
Kerajaan Inggris dan Ratu Elizabeth berumur panjang ? Bisa diyakini,
madu berperan besar dalam menjaga kesehatan sehingga membuat keduannya
berumur panjang. Bagi keluarga Kerajaan inggris, sarapan madu adalah
kebiasaan setiap hari mereka mengoleskan madu berkualitas tinggi pada
roti. Manis alami madu digunakan di Inggris hingga pertengahan abad
ke-17. Kebiasaan tersebut sempat berubah ketika gula yang dianggap lebih
berkelas mulai di produksi. Namun setelah gula semakin meluas
pemakaiannya tak lagi terbatas pada kalangan atas, keluarga kerajaan
kembali mengkonsumsi madu. Itulah sebabnya kesehatan mereka terjaga
dengan baik.
10. Madu Mengatasi Kekurangan Kalsium
Dari hasil penelitian
oleh dr.Berdine Martin pada binatang di Universitas Purdue menujukkan
bahwa konsumsi madu akan menguntungkan karena akan meningkatkan
penyerapan kalsium. Semakin tinggi kadar madunya maka akan semakin
meningkat penyerapan kalsiumnya. Kalsium sangat bagus untuk mencegah
osteoporosis ( pengeroposan tulang ) karena salah satu cara
alami mencegah osteoporosisi adalah dengan mengkonsumsi makanan-minuiman
berkalsium. Kalsium adalah zat pembentuk tulang dan penyerapannya dapat
ditingkatkan atau dihambat oleh zat lain. Vitamin D, Asam amino dan
gula madu di teliti dapat meningkatkan penyerapan kalsium sedangkan zat
logam, fitiat dan oksalat dapat menghambat penyerapan kalsium oleh
tulang.


0 komentar:
Posting Komentar